Uni Eropa Desak Ada Daftar Hitam Dunia
Daftar hitam Uni Eropa terbukti sukses mencegah kecelakaan pesawat fatal.
Selasa, 30 Juni 2009, 21:52 WIB
Arfi Bambani Amri
|
"Usulan saya adalah mengajukan daftar hitam dunia sama seperti di Uni Eropa," kata Komisioner Transportasi Uni Eropa, Antonia Tajani, seperti dilansir www.bbc.co.uk, Selasa 30 Juni 2009.
Sebuah pesawat Airbus 310 milik Yemenia jatuh Selasa dinihari di Samudera Hindia bersama 153 penumpangnya. Sejauh ini, baru seorang anak usia lima tahun ditemukan selamat di perairan di sekitar kepulauan Komoro.
Menurut Tajani, jika ingin meningkatkan keamanan penerbangan, perlu daftar hitam yang berlaku di seluruh dunia. "Daftar hitam Eropa bekerja dengan sangat baik di Eropa," katanya. Tanpa daftar hitam, akan sulit mengejar level keamanan yang sesuai.
Uni Eropa memasukkan maskapai dari berbagai negara di dunia dalam daftar hitamnya. Maskapai dari Indonesia termasuk yang dilarang masuk ke 27 negara yang tergabung dalam Uni Eropa.
Maskapai Yemenia juga masuk ke Eropa namun menggunakan pesawat yang berbeda dengan yang jatuh Selasa dinihari itu. Pesawat Yemenia A330 terbang melayani Paris-Marseille-Yaman. Di Yaman, penumpang yang ingin ke Komoro berpindah ke pesawat A310 yang kemudian jatuh.
November 2008, Komisi Eropa menyatakan Yemenia telah "mengimplementasikan rancangan aksi untuk perawatan dan disiplin operasi secara berkelanjutan untuk mencegah penurunan tingkat keselamatan." Eropa pernah menemukan gangguan keamanan, namun Yemenia merespons dengan tepat sehingga Eropa memutuskan tidak memasukkannya ke daftar hitam



Tidak ada komentar:
Posting Komentar