Menguak Misteri Bayi Meninggal Mendadak
Kasus ini bisa terjadi pada bayi berusia di bawah 6 bulan.
Senin, 22 Juni 2009, 17:29 WIB
Petti Lubis
| | (Corbis) | |
VIVAnews - Kasus sindroma kematian mendadak pada bayi atau sudden infant death syndrome (SIDS) memang cukup mengkhawatirkan. Tapi, kini akhirnya, para ilmuwan telah menemukan penyebab potensial terjadinya sindroma kematian mendadak pada bayi. Kabar baiknya, mereka juga sudah mengetahui cara mencegah sindoma tersebut.
Sebuah penelitian dari Rumah Sakit khusus anak-anak di Boston menemukan bayi-bayi yang meninggal dunia akibat sindroma ini memiliki ketidakteraturan pada sistem serotonin otak bayi, yang bisa membangunkan, serta membuatnya bergerak ke sana ke mari bila ia sulit bernapas saat tidur. Para peneliti berharap bisa menciptakan suatu tes pemeriksaan, dan perawatan, tapi untuk mencapai hal ini bisa bertahun-tahun.
Sebelum itu terjadi, sebagai pencegahan, sebaiknya wanita hamil menghindari merokok dan mengonsumsi alkohol, karena keduanya meningkatkan risiko terjadinya rahim tak normal dan SIDS, dan mereka harus patuh pada cara-cara melindungi si kecil dari SIDS.
Berikut pencegahan yang bisa Anda lakukan bila bayi Anda berusia 6 bulan atau kurang:
- Gunakan kasur tebal sebagai tempat tidurnya
- Pindahkan semua mainan dari boks bayi.
- Jangan ’membungkus’-nya terlalu ketat
- Jangan biarkan bayi tidur di tempat tidur Anda. Yang dikhawatirkan, bayi mungil Anda bisa tertekan oleh tubuh Anda atau pasangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar