JAKARTA, KOMPAS.com-Banyaknya kasus menimpa tenaga kerja Indonesia di luar negeri menunjukkan pemerintah perlu melakukan pembenahan di dalam negeri.
Penegasan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda usai menghadiri Annual Lecture Mohammad Roem di Universitas Islam Negeri Jakarta, Selasa (16/6 ).
Menurutnya sebagian besar masalah perlindungan TKI bersumber dari dalam dan yang bermuaranya pada perwakilan sipil di luar negeri. "Dengan kata lain, dulu kita menaruh banyak harapan dengan dibentuknya BNP2TKI. Dengan dibentuknya sistem ada pembenahan sistem pengerahan tenaga kerja kita di luar negeri, tapi kenyataannya masih jauh dari harapan," sesalnya.
Mungkin ada baiknya, lanjut Menlu, pemerintah melibatkan berbagai departemen memikirkan kembali langkah apa yang harus dilakukan guna menangani permasalahan TKI. "Sementara hal itu dilakukan, bisa ada moratorium untuk menata penanganan (TKI) di luar dan dalam negeri. Dengan begitu kita tidak menumpuk masalah, karena ada penataan kebijakan," urainya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar