RI Ingin Jadi Tuan Rumah Periklanan Asia 2013
Proposal tuan rumah itu akan diajukan pada ajang AdAsia 2009 di Malaysia.
Senin, 15 Juni 2009, 19:15 WIB
Heri Susanto, Nur Farida Ahniar
|
"Kami coba dapatkan AdAsia 2013, untuk itu kami akan bicara dengan asosiasi apakah kita siap," kata Ketua Umum Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Harris Thajeb di Jakarta Senin 15 Juni 2009.
Proposal tuan rumah itu akan diajukan pada ajang AdAsia 2009 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur Malaysia pada Oktober 2009. Menurutnya selain Indonesia, negara yang menginginkan posisi serupa adalah Vietnam dan China. Dalam pertemuan AdAsia 2009, sekitar 50 delegasi Indonesia akan menghadiri ajang 2 tahunan itu.
Malaysia menjadi tuan rumah tahun ini karena menggantikan Pakistan yang batal menjadi tuan rumah karena dinilai faktor keamanan yang kurang memadai. Diperkirakan 800 delegasi dari berbagai negara di Asia akan mengikuti ajang ini.
Dengan mengambil tema "Redifining The Future Kuala Lumpur" diharapkan dapat memberi dorongan kepada perusahaan periklanan dalam masa krisis ini. Dalam ajang itu juga akan ditandatangani Kuala Lumpur Declaration yang berisi kesepakatan bagi kemajuan perusahaan di masa mendatang.
Ketua Asian Federation of Advertising Associations Peter A Das mengatakan saat ini belanja iklan di Asia Pasifik tumbuh 3,2 persen dibanding target tahun ini 4,6 persen.
Indonesia merupakan negara yang pertumbuhan ekonominya bagus, sehingga menjadi pasar yang potensial bagi industri iklan. "Malaysia, India, Vietnam, China saat ini tengah tumbuh pesat," katanya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar