ICW Desak SBY Bubarkan BPKP
ICW juga meminta Presiden SBY untuk segera memanggil Kepala BPKP.
Minggu, 28 Juni 2009, 14:38 WIB
Ismoko Widjaya, Muhammad Hasits
|
"Kami juga mendesak untuk membubarkan BPKP dan dilebur ke dalam BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) serta lembaga pengawas internal lainnya," kata koordinator ICW, Danang Widoyoko, dalam jumpa pers di Kantor ICW, Jakarta Selatan, Minggu, 28 Juni 2009.
Menurut Danang, desakan pembubaran BPKP itu demi efektifitas pengawasan keuangan negara. Karena, ujar dia, untuk fungsi yang dijalankan BPKP itu sudah dilakukan oleh auditor internal di setiap departemen dan kementerian.
"Seperti ada inspektorat jenderal, di provinsi atau di kota sudah ada bawasda. Di BUMN juga ada SPI (satuan pengawas internal). Persoalannya, pada masa orde baru justru pengawasan internal yang diperkuat daripada eksternal," ujar dia.
Danang juga mempertanyakan kedatangan pimpinan BPKP ke Gedung KPK. Menurut dia, tidak mungkin BPKP itu bergerak tanpa perintah Presiden. Karena BPKP itu langsung kan berada di bawah presiden.
"Ini yang kami pertanyakan. Kalau misalkan tidak diperintah, seharusnya dipanggil dan minta dijelaskan ke publik. Buktinya tidak ada pemanggilan," ujar dia.
Danang menilai, kesimpangsiuran ini harus dijelaskan Presiden SBY. Alasannya, karena rencana audit yang akan dilakukan BPKP merupakan pelanggaran atas wewenang eksekutif. "Dan itu merupakan abuse of power. Karena KPK merupakan lembaga independen," ujar dia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar